Kamis, 01 Agustus 2013

PROBLEMATIKA MASYARAKAT UMUM DALAM MEMAHAMI MASYARAKAT MADANI

Pada akhir-akhir ini sering mengemuka tentang istilah masyarakat madani, terutama semenjak reformasi, dan masyarakat pun mulai ingin tahu tentang apa itu masyarakat madani.

Masyarakat madani sendiri menurut Lary Diamond (2003) menyatakan bahwa masyarakat madani melingkupi kehidupan sosial terorganisasi yang terbuka, sukarela, lahir secara mandiri setidaknya bersewadaya secara parsial, otonom adri negara dan terikat pada tatanan legal atau seperangkat nilai bersama.

dari gambaran dia atas kita dapat menyimpulkan bahwa ciri-ciri masyarakat madani antara lain :
  1. lahir secara mandiri; warga masyarakat sendiri membentuknya, bukan penguasa negara
  2. keanggotanya bersifat sukarela atau atas kesadaran masing-masing anggota
  3. mencukupi kebutuhanya sendiri (swadaya) paling tidak untuk sebagian sehingga tidak terlalu bergantung pada pemerintah
  4. bebas atau mandiri dari kekuasaan negara, sehingga berani mengontrol pelaksanaan pemerintahan atau mangawasi jalanya pemerintahan atau mengontrol kekuasaan negara/pemerintah
  5. tunduk pada hukum yang berlaku atau seperangkat nilai/norma yang diaykini bersama
 Dari  gambaran ciri-ciri di atas terlihat jelas bahwa masyarakat madani adalah gambaran umum bagi suatu tatanan masyarakat yang menjadi idaman, dan masyarakat indonesia mulai mencoba memahami masyarakat madani tersebut

Namun dalam kenyataan masyarakat sekarang  ada beberapa yang menitik beratkan ciri-ciri di atas terutama pada no.4 yaitu bebas atau madiri dari kekuasaan negara, sehingga dalam pelaksanaanya sering melampaoi batas, padahal masyarakat madani itu tunduk pada hukum yang berlaku yang diyakini secara bersama.

Kita bisa melihat dalam masyarakat bahwa ada sebagian masyarakat yang menginginkan mewujudkan masyarakat madani tetapi melewatkan ciri yang ke 5 tersebut, kita ambil contoh saja dalam kegiatan menyuarakan aspirasinya, kebanyakan mahasiswa di Indonesia lebih mengutamakan akso demo atau unjuk rasa, dan sebagian dari unjuk rasa ini juga tidak melalui prosedur yang benar, dan ada pula yang ber ujung anarkis.

Hal ini menjadi  gambaran masyarakat kita bahwa kita kurang memahami apa itu masyarakat madani tersebut, padahal itulah yang ingin kita tuju, penyuaraan aspirasi, mengontrol penguasa/negara sebaiknya dan seharusnya dilakukan dengan cara-cara yang baik dan sesuai dengan prosedur yang ada, karena itu salah satu ciri masyarakat madani yang kita harapkan masyarakat kita menjadi apa yang kita inginkan "masyarakat madani"

oleh Dwiky Agil Ramadhan

referensi : sugeng bambang dkk., pendidikan kewarganegaraan kelas IX 2007, erlangga jakarta

INFO PENTING !!!, ada investasi yang memberi anda kemudahaan dan bermodal murah, saya selaku bloger DWIKY AGIL RAMADHAN sudah mendapat manfaatnya, silahkan kunjungi http://KomisiVirtual.com/?id=DWIKY, dan ikuti dan rasakan manfaatnya !!!!!! 

Entri Populer

silaturahmi

bagi kawan2 pengunjung blog ini, bisa menghubungi saya di 746839BA Hehehe, untuk menjalin silaturahmi antar umat manusia